PUBG & Mobile Legend akan diBlokir adalah HOAX

Belakangan santer terdengar bahwa PUBG dan Mobile Legend akan diblokir oleh Kemenkominfo yang infonya beredar luas di dunia maya. Namun ternyata pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika membantah beberapa game mobile populer seperti PUBG dan Mobile Legend akan diblokir dan menyatakan bahwa kabar tersebut adalah HOAX.

PUBG & Mobile Legend diBlokir Kementrian Kominfo? HOAX!

source: https://store.steampowered.com/app/578080/PLAYERUNKNOWNS_BATTLEGROUNDS/

Pada Kamis (10/1/2019) dalam siaran pers resminya Kementerian Kominfo menegaskan bahwa banner atau berita online yang mengatakan bahwa 10 game online akan diblokir pada 31 Januari 2019 mendatang adalah berita tidak benar atau HOAX belaka.

“Kementerian Kominfo menegaskan bahwa informasi itu tidak benar atau hoaks,” seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Kominfo.

Kementerian Kominfo kemudian menambahkan bahwa informasi yang sama sebenarnya sudah sempat dihembuskan pada tahun 2015 dan 2016. Tapi parahnya adalah yang jadi “korban” dalam banner itu adalah 2 institusi sekaligus yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kominfo.

Kementerian Kominfo juga mengatakan bahwa perlindungan terhadap masyarakat dalam penggunaan produk dan konten permainan interaktif elektronik atau game online seperti PUBG atau Mobile Legend memang menjadi perhatian bagi pemerintah.

Baca juga:

Bebas main game online macem PUBG, Mobile Legend, AOV, dll asal tau klasifikasi kontennya dan bebas yang tanggung jawab!

PUBG & Mobile Legend diBlokir Kementrian Kominfo? HOAX!

souce: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.mobile.legends&hl=en

Berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Elektronik, Kementerian Kominfo mengklasifikasikan penggunaan produk dan konten ini berdasarkan kategori konten dan kelompok usia penggunanya.

Pembagian kelompok berdasarkan usia terdiri dari lima kelompok, yaitu:

  1. Kelompok usia 3 (tiga) tahun atau lebih
  2. Kelompok usia 7 (tujuh) tahun atau lebih
  3. Kelompok usia 13 (tiga belas) tahun atau lebih
  4. Kelompok usia 18 (delapan belas) tahun atau lebih dan,
  5. Kelompok semua usia.

Didalam kelompok ini sudah ditentukan kriteria konten masing-masing. Khusus untuk konten atau produk game online yang mengandung kekerasan, hanya boleh diperuntukkan bagi kelompok usia 13 tahun keatas itu juga dibatasi dengan beberapa batasan-batasan tertentu. Sedangkan untuk kelompok usia 13 tahun kebawah, jelas gak boleh mengakses produk dan konten ini ya guys. Mari bantu Kemenkominfo untuk mengedukasi teman, keluarga, atau lingkungan akan pentingnya hal ini.

Kenapa?

Karena anak usia dibawah 13 tahun cenderung menyalahartikan konten dewasa atau kekerasan yang berujung pada tindak kriminalitas anak dibawah umur.

Jangan tanya contoh yaa… Banyak lho di google hehehe…

Oh dan juga mari bantu untuk melaporkan produk, konten, atau game online jika ada yang melanggar ketentuan klasifikasi tersebut kepada Kemenkominfo. Siapa tau di hire sama Kemenkominfo untuk jadi konsultan hahaha (ngarep) 😀

So, kesimpulannya adalah ini berita HOAX lama yang bersemi kembali. Keep calm, keep playing those game you like but remember, you have RESPONSIBILITY on it. Selalu jaga tutur kata, ucapan, atau tingkah laku dan dengan sendirinya kamu akan menuai respect dari player lain 🙂

Sumber artikel & gambar: Siaran Pers Kemenkominfo

Share.

About Author

1 Comment

Leave A Reply